Dalam ilmu mantik, kita perlu memahami bahwa sebuah lafaz dapat ditinjau dari segi cakupan maknanya. Ada lafaz yang dapat diterapkan kepada banyak individu, dan ada pula lafaz yang hanya menunjuk kepada satu individu tertentu. Perbedaan ini berkaitan dengan istilah kulli (كُلِّي) dan juz’i (جُزْئِيّ). Secara sederhana, lafaz kulli adalah lafaz yang maknanya dapat dibenarkan atau diterapkan kepada banyak individu, sedangkan lafaz juz’i adalah lafaz yang maknanya hanya menunjuk kepada individu tertentu sehingga tidak dapat diterapkan kepada individu lain dalam pengertian yang sama. Mari kita memahami perbedaan ini melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari agar pembahasannya terasa mudah dan cair. 1. Lafaz Kulli : Makna yang Mencakup Banyak Individu Lafaz kulli adalah lafaz yang maknanya dapat diterapkan kepada banyak individu. Contohnya adalah kata wanita. Kata ini tidak hanya berlaku bagi seorang wanita, tetapi juga dapat diterapkan kepada Wanda, Sofia, Sar...
Komunitas Labang dayah
Mereguk tetesan ilmu lewat membaca