Pernahkah Anda berdebat dengan seseorang, lalu pulang dengan perasaan menang, tetapi setelah mandi dan berbaring di tempat tidur, tiba-tiba teringat bahwa argumen lawan sebenarnya masuk akal? Atau pernahkah Anda berniat berdiskusi untuk mencari kebenaran, tetapi berakhir dengan saling meninggikan suara? Kalau pernah, selamat! Anda sudah merasakan betapa rumitnya dunia perdebatan. Perbedaan pendapat memang tidak bisa dihindari. Kadang kita berbeda dengan orang lain, kadang berbeda dengan keluarga sendiri, bahkan sesekali pikiran kita hari ini bertengkar dengan pikiran kita kemarin. Dulu kita yakin A benar, sekarang setelah membaca buku dan mendengar penjelasan baru, ternyata B lebih masuk akal. Artinya, berubah pikiran bukan selalu tanda ketidakkonsistenan. Bisa jadi, itu pertanda bahwa kita sedang belajar. Namun, menghargai perbedaan bukan berarti semua pendapat harus diterima mentah-mentah. Kalau semua pandangan dianggap benar, lalu untuk apa kita berpikir, belajar, dan...
Komunitas Labang dayah
Mereguk tetesan ilmu lewat membaca