Bayangkan seorang guru ilmu mantik bertanya kepada muridnya, “Apa makna kata buku?” Murid menjawab dengan percaya diri, “Sesuatu untuk dibaca, Ustaz!” Guru pun mengangguk. Lalu, guru bertanya lagi, “Kalau estengklek?” Murid terdiam, menggaruk kepala, lalu menjawab, “Mungkin nama penyakit, Ustaz?” Seketika kelas tertawa. Nah, dari ilustrasi sederhana ini, kita bisa mulai memahami perbedaan antara lafaz musta‘mal dan lafaz muhmal. Dalam ilmu mantik, tidak semua rangkaian bunyi otomatis memiliki makna. Ada lafaz yang digunakan dalam suatu bahasa, ada pula yang tidak memiliki penggunaan dalam bahasa tersebut. 1. Pengertian Musta‘mal Secara sederhana, musta‘mal ialah lafaz yang digunakan dalam suatu bahasa dan memiliki makna berdasarkan penggunaan bahasa tersebut. Dengan kata lain, lafaz ini bukan sekadar bunyi yang keluar dari mulut, tetapi memiliki makna yang dapat dipahami oleh orang yang menguasai bahasa bersangkutan. Contohnya ialah kata buku, rumah, pohon, dan manusia dalam baha...
Mereguk tetesan ilmu lewat membaca